Minggu, 06 April 2014

Open Knowledge dari World Bank

Allhamdulilah Kita Mendapat Izin dari World Bank Publications untuk menyebarkan publikasi ilmiahnya:


Browse the OKR

Collections


Authors

Dates

Topics

Titles

The World Bank supports the free online communication and exchange of knowledge as the most effective way of ensuring that the fruits of research, economic and sector work, and development practice are made widely available, read, and built upon. It is therefore committed to open access, which, for authors, enables the widest possible dissemination of their findings and, for researchers, readers, and users, increases their ability to discover pertinent information.

Semangat Belajar Sahabat Semua

Salam: Arip Nurahman

Sumber: World Bank Publication Open Knowledge Repository

Selasa, 01 April 2014

Kuliah Umum: Nobel Minds 2013

The Year of 2013 Nobel Laureates in the fields of Physics, Chemistry, Medicine and Economics speak in the same building in Stockholm where they have received their awards. The Laureates talk about the discoveries for which they've been honored, how they can be applied in a practical way, and how they reached this summit of academic achievement.



Sumber: Nobel.Org

Sabtu, 22 Maret 2014

Kuliah Umum: Belajar Ketika Muda

Jacob Barnett (born Indianapolis, May 26, 1998) is a mathematician and astrophysicist who, while still a teenager, has become an orator of Physics classes at Indiana University.



Barnett was diagnosed with moderate to severe autism when he was 2 years old and was educated and taught privately by his parents. 

His mother wrote a book about this educational journey. He was just 12 years old when he was enrolled into college at the Indiana University Purdue University Indianapolis, skipping 7 grades, having learned the majority of his school's math syllabus within two weeks. 

At the age of 15 he became a PSI-student at the Perimeter Institute for Theoretical Physics in Waterloo, Ontario, Canada and is expected to receive a PhD in late 2014.

Minggu, 16 Maret 2014

Kuliah Umum: Isaac Newton The Last Magician

Isaac Newton




Sir Isaac Newton PRS MP (/ˈnjuːtən/; 25 December 1642 – 20 March 1727) was an English physicist andmathematician who is widely regarded as one of the most influential scientists of all time and as a key figure in the scientific revolution. 

His book Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica ("Mathematical Principles of Natural Philosophy"), first published in 1687, laid the foundations for most of classical mechanics. 

Newton also made seminal contributions to optics and shares credit with Gottfried Leibniz for the invention of the infinitesimal calculus. 

Newton's Principia formulated the laws of motion and universal gravitation that dominated scientists' view of the physical universe for the next three centuries. It also demonstrated that the motion of objects on the Earth and that of celestial bodies could be described by the same principles. 

By deriving Kepler's laws of planetary motionfrom his mathematical description of gravity, Newton removed the last doubts about the validity of the heliocentricmodel of the cosmos. Newton built the first practical reflecting telescope and developed a theory of colour based on the observation that a prism decomposes white light into the many colours of the visible spectrum. 

He also formulated an empirical law of cooling and studied the speed of sound. In addition to his work on the calculus, as a mathematician Newton contributed to the study of power series, generalised the binomial theorem to non-integer exponents, and developed Newton's method for approximating the roots of a function. 

Newton was a fellow of Trinity College and the second Lucasian Professor of Mathematics at the University of Cambridge. He was a devout but unorthodox Christian and, unusual for a member of the Cambridge faculty, he refused to take holy orders in the Church of England, perhaps because he privately rejected the doctrine of the Trinity. 

In addition to his work on the mathematical sciences, Newton also dedicated much of his time to the study of alchemy and biblical chronology, but most of his work in those areas remained unpublished until long after his death. In his later life, Newton became president of the Royal Society. He also served the British government as Warden and Master of the Royal Mint.

Minggu, 26 Januari 2014

Sumber Belajar Lingkungan dari MIT

Salam sahabat semua, akhir-akhir ini masalah lingkungan menjadi fokus perhatian kita, bagi sahabat yang ingin belajar mengenai IPTEK lingkungan silahkan ada beberapa sumber ajarnya di sini dapat diunduh, semoga bermanfaat dan tetap semangat.



Environment Courses:

Air
Biological Organisms
Communities and the Built Environment
Culture and Society
Energy
Governance
Health and Nutrition
Markets
Material Goods and Waste
Mobility
Soil
Systems Perspectives and Analysis
Water

Kunjungi: http://ocw.mit.edu/courses/environment-courses/

Semoga dapat dimanfaatkan

Ayooo Rakyat Indonesia Selamatkan Alam dan Lingkungan Kita!
Foto Oleh: Arip Nurahman di Hutan Kolot, Desa Bangunharja, Cisaga-Ciamis, Jawa Barat. Indonesia

Minggu, 19 Januari 2014

Belajar Ke Negeri Singa

Keberhasilan Negeri Singa Membangun Wilayahnya hingga terhindar dari musibah banjir dan menjadi kota terbersih di dunia.

Megastructures: Master Plan for Marina Bay Singapore

“If I were in authority in Singapore indefinitely without having to ask those who are governed whether they like what is being done, then I would not have the slightest doubt that I could govern much more effectively in their interests.”
*Lee Kuan Yew, Father of Singapore, 1962* 

Bayangkan, sebuah negara kecil yang waktu itu [1965] hanya berpenduduk ± 2 juta jiwa bermimpi untuk menjadi negara besar yang keberadaannya diakui dunia. Bahkan, Prof. Kishrore Mahbubani [Former Singaporean diplomat. He is currently Professor in the Practice of Public Policy and Dean of the Lee Kuan Yew School of Public Policy at the National University of Singapore.] pernah menuliskan dalam salah satu artikelnya bahwa:

“Ketika Singapura merdeka, para pemimpin di sana justru menangis, bukannya bergembira.” Ya, ini akibat saking besarnya harapan mereka untuk menjadi negara mandiri di tengah kondisi yang sangat sulit. 

Kenyataannya, Singapura sekarang bisa menjadi salah satu Macan Asia, mengalahkan negara kita yang luas daerah dan jumlah penduduknya berkali-kali lipat lebih banyak dari negara tersebut.




Mari kita kenali pertumbuhan Negeri Singapura yang Dahsyat

Cerita dari perkembangan negara Singapura adalah salah satu kisah sukses paling inspiratif tentang mengubah kegagalan menjadi batu loncatan, seperti yang pernah tertulis dalam buku John Maxwell, berjudul Failing Forward. 

Mengapa Failing Forward?

Sebab, Singapura mengalami perjuangan yang sangat berat ketika baru mencoba merdeka. Mereka mengalami kegagalan dan keterpurukan, namun akhirnya bisa bangkit kembali.

Negara ini memang bukanlah negara yang sempurna. Negara kita Indonesia juga tidak selalu kalah dengan Singapura. Namun, kisah suksesnya dalam “mengubah kegagalan menjadi batu loncatan” pantas kita tiru dan terapkan, baik sebagai individu atau sebagai negara. 

Singapura yang dalam serba kekurangan saja bisa menjadi kisah sukses yang banyak dibicarakan dari Asia Tenggara. Ini sama halnya seperti kita, yang walaupun kondisi kita serba kekurangan, harus bisa melihat kelebihan di balik kekurangan tersebut, dan mengubahnya menjadi sebuah batu loncatan.

First World Economy, World Class Home

Pendidikan di Singapura semakin lama semakin berkembang pesat. Kurikulum yang diterapkan mencakup matematika, bahasa Inggris, berbagai pengetahuan ekonomi, teknologi informasi dan sosial budaya, kemanusiaan serta pendidikan moral.

Pendidikan moral menjadi fokus penting dalam rangka membentuk masyarakat Singapura yang berbudaya tinggi dalam hal etika, disipilin dan perilaku sosial sehari-hari. Pendidikan dimaksudkan pula untuk mengembangkan kreativitas anak didik khususnya di bidang teknologi informasi.

Visi pendidikan yang dianut adalah ”First World Economy, World Class Home” dengan menekankan pentingnya sisitem pendidikan yang berkualitas tinggi.


Sumber:

http://astrophysicsblogs.blogspot.com/2013/07/resep-rahasia-membangun-marina-bay.html

Jumat, 17 Januari 2014

Sumber Belajar dari Technische Universiteit Delft Belanda

Salam sahabat UR Semua ada sumber belajar dari Technische Universiteit Delft negeri Kincir Angin, kemarin kita sudah mendapat izin dari TU Delft OpenCourseWare untuk menyebarkan sumber belajarnya. 


Sahabat Mau Tahu? 



Ternyata TU Delft ini dibangun oleh Raja William II dari Negeri Belanda sebagai sebuah Royal Academy didirikan pada tanggal 8 January 1842, dengan tujuan utamanya melatih para pegawai negeri sipil untuk "memerintah" Dutch East Indies (Kepulauan Nusantara/Indonesia). 

Kunjungi Sumber Belajarnya:


2. Sumber Belajar untuk para pelajar tingkat sekolah menengah (SMP-SMA): 


Semoga bermanfaat sahabat semua dan mudah-mudahan di masa depan ada ribuan pelajar yang dapat menimba ilmunya di lembaga pendidikan ini, serta Indonesia dapat membangun universitas-universitas hebat.


Semangat Indonesia Hebat

Minggu, 12 Januari 2014

Mengunjungi Museum Geologi Bandung

Hari ini team UR telah mengunjungi Museum Geologi: Museum Geologi didirikan pada tanggal 16 Mei 1928. 



Sebagai salah satu monumen bersejarah, museum berada di bawah perlindungan pemerintah dan merupakan peninggalan nasional. 

Dalam Museum ini, tersimpan dan dikelola materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, mineral. Kesemuanya itu dikumpulkan selama kerja lapangan di Indonesia sejak 1850. 

Foto Oleh: Paling Indonesia

Menanam Pohon Itu Ibadah

Mari Kita Menanam Pohon Sahabat Semua



Gerakan seminggu sekali menanam pohon:

Jika setiap pelajar dan masyarakat kita mampu menanam minimal 30 pohon per tahun dipastikan Indonesia bisa hijau kembali dan bencana banjir, longsor serta erosi dapat dihindari. 

‎Mari‬ kita menanam bersama, Indonesia Bisa!

Senin, 06 Januari 2014

Sumber Belajar dari iversity

Salam sahabat UR semua, kita sudah mendapat izin dari iversity untuk menyebarkan sumber belajarnya di sini, iversity merupakan sebuah konsorsium pendidikan online asal Eropa berkedudukan di Negeri Jerman nun jauh di sana, semoga kita semua dapat mempelajarinya.

Semangat! 





iversity menyediakan 100 lebih kursus free dari berbagai Universitas dan Institusi Pendidikan Top Eropa dalam bahasa Inggris, Jerman, Russia dan Italia. Beberapa Universitas penyedia kursus terbukanya adalah: KU Leuven, Universidad Autonoma de Madrid, the University of Florence, RWTH Aachen University, the University of Hamburg and the Pratt Institute in New York. 

Beberapa Kursus terbuka yang dapat diikuti beragam topik dan bidang studi diantaranya adalah: DNA, Dark Matter, Medicine, Storytelling, Internet Privacy, Web Engineering, Architecture, Math, Statistics, Algorithms, Finance, Political Philosophy, Social Entrepreneurship, Business, Marketing and Agricultural Science. 

Semangat Semoga Bermanfaat ya Sahabat!

Mari kita belajar bersama rakyat Indonesia!

Kita Bisa!

Minggu, 08 Desember 2013

Serial Kuliah Umum Universitas Rakyat

Kisah Kewirausahaan Elon Musk



Elon Musk (/ˈiːlɒn ˈmʌsk/; born 28 June 1971) is a South African-born Canadian-American business magnate, investor, and inventor. 

He is currently the CEO & CTO of SpaceX and CEO & Chief Product Architect of Tesla Motors. 

After studying commerce at the Queen's School of Business for two years, Musk transferred to the University of Pennsylvania to obtain a Bachelor of Science degree in economics and a Bachelor of Science degree in physics. 

He founded SpaceX and led Tesla Motors and PayPal.

Sabtu, 07 Desember 2013

Sumber Belajar CS50 Dari Universitas Harvard

Salam sahabat UR semua, Allhamdulilah kita sudah dapat izin dari Prof. David J. Malan untuk menyebarkan sumber belajarnya dari Harvard University.



Semoga kita semua dapat mempelajarinya.

Thanks so much 

1. https://cs50.harvard.edu/
2. https://www.edx.org/course/harvardx/harvardx-cs50x-introduction-computer-1022
3. http://www.youtube.com/user/cs50tv

Mari Pelajar dan Rakyat Indonesia, Kita Bisa!

Sabtu, 30 November 2013

Serial Kuliah Umum Universitas Rakyat

Kisah Mark Zuckerberg Mendirikan Facebook di Harvard University




Mungkin sahabat semua pernah mendengar kisah keberhasilan Mark Zuckerberg bersama teman-temannya mendirikan facebook di Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts. USA. Kisah lengkapnya dapat disaksikan dalam sebuah film The Social Network.

Sejak kecil Zuckerberg suka mengu tak-atik komputer, mencoba berbagai program komputer dan belajar membuatnya. Ayahnya sendiri membelikannya komputer sejak ia beru sia delapan tahun. Saat di sekolah menengah Phillips Exeter Academy, ia dan rekannya, D’Angelo, membuat plug-in untuk MP3 player Winamp. Plug-in adalah program komputer yang bisa berinteraksi dengan aplikasi host seperti web browser atau email untuk keperluan tertentu.

Zuckerberg dan D’Angelo membuat plug-in untuk menghimpun kesukaan orang terhadap aneka jenis lagu dan kemudian membuat play list-nya sesuai selera mereka. Mereka mengirimkan program itu ke berbagai perusahaan termasuk ke AOL (American Online) dan Microsoft. Pada tahun terakhimya di Phillips ia direkrut oleh Microsoft dan AOL untuk suatu proyek.

Saat melanjutkan sekolah ke perguruan ting gi keduanya harus berpisah. D’Angelo masuk Caltech sedangkan Zuckerberg masuk Harvard. Di Harvard inilah Zuckerberg menemukan ide membuat buku direktori mahasiswa online karena universitasnya tak membagikan face book (buku mahasiswa yang memuat foto dan identitas mahasiswa di universitas itu) pada mahasiswa baru sebagai ajang pertemanan di antara mereka. Namun setiap kali ia menawarkan diri membuat direktori itu, Harvard menolaknya. “Mereka mengatakan punya alasan untuk tidak mengumpulkan informasi (mahasiswa) ini,” ujar Zuckerberg kemudian.

Meski ditolak ia selalu mencari cara untuk mewujudkannya. “Saya ingin menunjukkan kalau hal itu bisa dilakukan,” lanjutnya soal kengototannya membuat direktori itu.


Sumber:
Bloomberg Games Changer
http://lebengjumuk.blogspot.com/

Sabtu, 23 November 2013

Serial Kuliah Umum Universitas Rakyat

Kisah Larry Page, Ph.D. dan Sergey Brin, Ph.D.



Google Inc. adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk Internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan daring. Sebagian besar labanya berasal dari AdWords.

Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat masih mahasiswa Ph.D. di Universitas Stanford.

Sejarah

Google began in January 1996 as a research project by Larry Page and Sergey Brin when they were both PhD students at Stanford University in Stanford, California.

While conventional search engines ranked results by counting how many times the search terms appeared on the page, the two theorized about a better system that analyzed the relationships between websites. They called this new technology PageRank; it determined a website's relevance by the number of pages, and the importance of those pages, that linked back to the original site.


Sergey Brin (Paling Kanan) Eric Schmidt (Tengah) dan Larry Page (Paling Kiri)

Larry dan Sergey memulai perusahaannya dengan berkantor di garasi sewaan di kawasan Menlo Park, California. Dengan semangat yang luar biasa dan kerja keras yang tiada henti, dalam waktu yang singkat Larry dan Sergey menjadikan Google perusahaan dengan kemajuan yang sangat fantastis. 

Google berkembang melewati batas-batas perkiraan orang. Bahkan Google berani melawan “mainstream” kebanyakan perusahaan. Dari modal 100 ribu dollar di tahun 1998, pada tahun 2004, nilai penjualan Google sudah menjadi 3,2 milliar dólar, dan pada bulan Agustus 2005, nilai saham Google merkoket ke 79,6 milliar dollar.

Saat ini pada tahun 2013 Nilai total aset perusahaan ini sebesar US$ 94 Milyar dengan pekerja sebanyak 46. 421 Orang 

Sabtu, 16 November 2013

Serial Kuliah Umum Universitas Rakyat

Kuliah Umum: Bill Gates



Curriculum Vitae Pembicara:

William Henry "Bill" Gates III (born October 28, 1955) is an American business magnate, investor, programmer, inventor and philanthropist. 

Gates is the former chief executive and current chairman of Microsoft, the world’s largest personal-computer software company, which he co-founded with Paul Allen. 

He is consistently ranked in the Forbes list of the world's wealthiest people and was the wealthiest overall from 1995 to 2009 excluding 2008, when he was ranked third; in 2011 he was the wealthiest American and the world's second wealthiest person.

According to the Bloomberg Billionaires List, Gates is the world's richest person in 2013, a position that he last held on the list in 2007.

During his career at Microsoft, Gates held the positions of CEO and chief software architect, and remains the largest individual shareholder, with 6.4 percent of the common stock.

He has also authored and co-authored several books. Gates is one of the best-known entrepreneurs of the personal computer revolution. Gates has been criticized for his business tactics, which have been considered anti-competitive, an opinion which has in some cases been upheld by the courts.

In the later stages of his career, Gates has pursued a number of philanthropic endeavors, donating large amounts of money to various charitable organizations and scientific research programs through the Bill & Melinda Gates Foundation, established in 2000.


"Success is a lousy teacher. It seduces smart people into thinking they can't lose."
*Bill Gates*

Tidak perlu sekolah untuk menjadi pengusaha sukses yang menciptakan sesuatu? 

Benarkah? 

Semua orang di abad 21 yang dapat membaca pasti sudah pernah mendengar cerita panjang bagaimana Bill Gates dan rivalnya Steve Jobs putus sekolah dan membuat 2 perusahaan paling berpengaruh di awal abad 21. 

Yupss: Apple & Microsoft 

This story is true, but usually greatly oversimplified. 

Mereka melupakan beberapa detail penting di cerita-cerita tersebut dan hanya menggambarkan,:

"Tuh, orang ga sekolah dan kuliah juga bisa sukses dan jadi salah 1 yang terkaya di dunia." 

Ya. You can. 

But read this first. Bill Gates adalah seorang jenius sekaligus pekerja yang ulet dan tekun. 

Di kelas 8 (sekitar umur 13-14, kalau di Indonesia mungkin baru SMP), Gates mulai memprogram komputer di sekolahnya menggunakan bahasa BASIC. 

Dia bersama 3 temannya dipekerjakan oleh Computer Center Corporation (CCC) untuk menemukan bug dalam software mereka. Dia menggunakan waktu ini untuk mempelajari bahasa-bahasa FORTRAN, LISP, dan machine language. 

Di umur 17-an (Sekitar Masa SMA), Gates membuat traffic counter menggunakan prosesor Intel 8008. 

Tahun 1973 dia mengikuti SAT (UAN di Amerika) dan mendapat nilai 1590 dari 1600 
(lihat betapa jeniusnya dia, kalau dikonversi ke NEM berapa tuh nilainya hahaha). 

Dia mendaftar ke Harvard University dengan mudah (Universitas Terbaik Dunia) dan di tahun pertama dia sudah dapat membuat algoritma baru yang sangat cepat dan menjadi versi tercepat dari algoritma itu selama 30 tahun. 

Berbekal semua pengetahuan ini dia membuat perusahaan bernama MicroSoft. 

Mungkin satu-satunya yang masa kecilnya lebih jenius dari Kang Bill Gates itu hanya kita orang-orang Indonesia he.,he..he.,

Aamiin 

Well, bagi yang mengerti komputer, kemampuan dia (Kang Bill Gates) di tahun 1973 di usia 18 tahun mungkin sudah melebihi engineer-engineer komputer lulusan S1 jaman sekarang.

Dan itu 1973.


Bill Gates, Paul Allen dan Team Awal Microsoft Tahun 1978

"If you think your teacher is tough, wait until you get a boss. He doesn't have tenure."
*Bill Gates*


Dr. Thomas Friedman dalam buku best seller-nya, “The World is Flat”. 
Mengatakan bahwa: 

“In China today, Bill Gates is Britney Spears. In America today, Britney Spears is Britney Spears, and that is our problem.” 

Nukilan ini menggambarkan betapa antusias dan agresifnya generasi muda China dalam persaingan tenaga kerja dunia. 

Sains dan teknologi menjadi dua ikon utama yang wajib dikuasai dalam model pendidikan di China. 

Penguasaan terhadap kedua bidang inilah yang membuat generasi kerja muda di China sanggup bersaing secara global. 

Di Cina dan India, menurut Friedman, generasi muda yang menempuh pendidikan bukan hanya hebat dalam penguasaan content, tapi yang lebih penting mereka memiliki kesadaran bahwa dengan penguasaan teknologi informasi yang mereka pelajari memberi mereka keuntungan kompetitif. 

Dengan kemudahan teknologi, surplus tenaga kerja, serta perbedaan waktu operasional, anak-anak muda di Cina dan India ini belajar bukan hanya untuk mencari celah pasar yang sebelumnya didominasi Amerika dan Eropa. 

Tapi dengan format yang lebih besar lagi yaitu menguasai dunia. 

Microsoft adalah sebuah perusahaan dengan total pegawai hampir mencapai 100.000 orang dengan total aset mencapai US $ 150 Milyar. 

Bila para pemuda Indonesia mampu membangun 1.000 perusahaan se-kelas Microsoft di tanah air, maka akan menyediakan lapangan pekerjaan bagi 100 Juta masyarakat Indonesia dan Aset sebesar US $ 150 Trilyun. 

Semoga di tanah air kita lahir ribuan orang sehebat atau bahkan lebih hebat dari Om Bill Gates ini

Aamiin Ya Allah Ya Rabbal Alamin.

Salam Indonesia Juara!

Kujungi Juga:

https://www.microsoft.com/

Minggu, 10 November 2013

MERDEKA!

Sebuah Seruan dari Mendiang Bung Tomo yang Legendaris.
Kepada seluruh  rakyat dan para pemuda Indonesia!

Mari kita semua meneladani semangat para pahlawan masa lampau.

Agar kita bisa membangun Indonesia yang gagah dan hebat sekarang dan masa yang akan datang.



Pidato Legendaris Bung Tomo dalam pertempuran 10 Nopember 1945 yang gagah berani, menghadapi para kaum Imperialis. 

Ketika menyimak pidato tersebut hati ini begitu bergetar dan tubuh ini merasa merinding, akan kegagahan dan perjuangan para pahlawan pendahulu kita. 

Indonesia adalah bangsa yang besar dan hebat. 

Tanah Air Ibu Pertiwi tempat lahirnya para Pahlawan Besar Manusia dan Dunia. 

Semoga kita mampu menyerap segala kehebatan para pahlawan kita itu dan diterapkan dalam kehidupan kita saat ini untuk Negeri yang lebih baik lagi. 





Bismillahirrohmanirrohim. 

MERDEKA!!! 

Saudara-saudara rakyat jelata di seluruh Indonesia Terutama saudara-saudara penduduk kota Surabaya 

Kita semuanya telah mengetahui bahwa hari ini Tentara inggris telah menyebarkan pamflet-pamflet yang memberikan suatu ancaman kepada kita semua 

Kita diwajibkan untuk dalam waktu yang mereka tentukan menyerahkan senjata-senjata yang telah kita rebut dari tangannya tentara Jepang 

Mereka telah minta supaya kita datang pada mereka itu dengan mengangkat tangan 

Mereka telah minta supaya kita semua datang pada mereka itu dengan membawa bendera putih tanda bahwa kita menyerah kepada mereka 

Saudara-saudara Di dalam pertempuran-pertempuran yang lampau kita sekalian telah menunjukkan Bahwa rakyat Indonesia di Surabaya 

Pemuda-pemuda yang berasal dari Maluku 

Pemuda-pemuda yang berawal dari Sulawesi 

Pemuda-pemuda yang berasal dari Pulau Bali 

Pemuda-pemuda yang berasal dari Kalimantan 

Pemuda-pemuda dari seluruh Sumatera 

Pemuda Aceh, Pemuda Tapanuli, dan seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini 

Di dalam pasukan-pasukan mereka masing-masing dengan pasukan-pasukan rakyat yang dibentuk di kampung-kampung telah menunjukkan satu pertahanan yang tidak bisa dijebol telah menunjukkan satu kekuatan sehingga mereka itu terjepit di mana-mana 

Hanya karena taktik yang licik daripada mereka itu saudara-saudara dengan mendatangkan presiden dan pemimpin-pemimpin lainnya ke Surabaya ini 

Maka kita ini tunduk untuk memberhentikan pertempuran tetapi pada masa itu mereka telah memperkuat diri dan setelah kuat sekarang inilah keadaannya 

Saudara-saudara kita semuanya Kita bangsa indonesia yang ada di Surabaya ini akan menerima tantangan tentara Inggris itu dan kalau pimpinan tentara inggris yang ada di Surabaya ingin mendengarkan jawaban rakyat Indonesia ingin mendengarkan jawaban seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini dengarkanlah ini tentara Inggris 

Ini jawaban kita 

Ini jawaban rakyat Surabaya 

Ini jawaban pemuda Indonesia kepada kau sekalian 

Hai tentara Inggris

Kau menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera putih untuk takluk kepadamu 

Kau menyuruh kita mengangkat tangan datang kepadamu 

Kau menyuruh kita membawa senjata-senjata yang telah kita rampas dari tentara Jepang untuk diserahkan kepadamu 

Tuntutan itu walaupun kita tahu bahwa kau sekali lagi akan mengancam kita untuk menggempur kita dengan kekuatan yang ada tetapi inilah jawaban kita: 

Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih maka selama itu tidak akan kita akan mau menyerah kepada siapa pun juga.

Saudara-saudara rakyat Surabaya, 

Siaplah! 

Keadaan genting! 



Tetapi saya peringatkan sekali lagi jangan mulai menembak baru kalau kita ditembak maka kita akan ganti menyerang mereka itu kita tunjukkan bahwa kita ini adalah benar-benar orang yang ingin merdeka

Dan untuk kita saudara-saudara lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka 

Semboyan kita tetap: 

MERDEKA ATAU MATI! 

Dan kita yakin saudara-saudara 

Pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita 

Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar 

Percayalah saudara-saudara. 

Tuhan akan melindungi kita sekalian 

Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! 

MERDEKA!!!

Senin, 04 November 2013

Mendorong Semangat Kewirausahaan

Peran mata pelajaran Kewirausahaan di sekolah sangat penting. 

Diantaranya dapat mendorong para pelajar untuk menekuni dunia usaha. 

Sekolah-sekolah kita mesti didorong untuk mengembangkan mata pelajaran ini agar semakin digemari siswa.  
Maka bila sistem pendidikan kewirausahaan ini berhasil akan berdampak positif bagi perekonomian dalam negeri di masa mendatang. 

Inilah impian para pemuda di masa depan. 

Sistem ekonomi global akan mendorong individu, bisnis dan lembaga untuk berbagi kemakmuran mereka dan berpartisipasi secara aktif dalam membawa kesejahteraan kepada orang lain, membuat masalah ketimpangan pendapatan tidak relevan. 

Tiadanya Pengangguran dan kesejahteraan terdapat dimana-mana. Bisnis sosial akan menjadi bagian besar dari dunia bisnis. Hanya akan ada satu mata uang global. Koin dan uang kertas akan hilang. 

Masa depan Teknologi perbankan: akan tersedia dimana semua rekening bank rahasia dan transaksi dari politisi, pejabat pemerintah, pengusaha, badan intelijen, organisasi bawah tanah dan kelompok teroris dapat dengan mudah dideteksi dan dipantau. 

Setiap jenis layanan keuangan dari setiap jenisnya akan tersedia untuk setiap orang di dunia.

*A.N. Notes*


Minggu, 03 November 2013

Mari Kita Ciptakan Pendidikan Untuk Semua

Harapan dan Impian para pemuda untuk umat manusia.

Indonesia mesti memberikan pendidikan kepada dunia.

Sistem pendidikan global dapat diakses oleh semua darimana saja di dunia.

Semua anak akan mengalami kegembiraan dan kesenangan dalam belajar dan tumbuh dewasa.

Semua anak-anak akan tumbuh dengan kepedulian dari berbagi orang, semua orang percaya bahwa pembangunan mereka harus konsisten dengan perkembangan lain di dunia.

Semoga.

Aamiin.

*A.N.*


Sabtu, 02 November 2013

Pendidikan Energi Pendorong Kemajuan Rakyat

Mari kita bersama membangun masyarakat dan negeri ini dimulai dari diri kita.

Maka rakyat kami oleh kaum Penjajah/Imperialis dibuat rakyat yang "hidup kecil" dan "Nrima".

Dilarang Belajar dan Sekolah, Rendah pengetahuan dan teknologinya, lembek kemauannya, sedikit harapan dan impiannya, padam kegagahannya, dan mati energi juangnya.

Kami, para pelajar mencoba memberantas penyakit ini dengan mengadakan lebih banyak pendidikan rakyat, menyokong sekolah-sekolah rakyat, mengurangi buta huruf di kalangan rakyat.

Kami para pelajar mencoba membangkit-bangkitkan dan membesar-besarkan kemauan rakyat akan nasib yang lebih memper-nasib manusia, menyalakan lebih banyak harapan dan impian di dalam kalbu rakyat.

Kami berusaha menghidup-hidupkan lagi kegagahan rakyat, tenaga harapan dan kemauan rakyat, energi rakyat sebagai sediakala.

Rakyat Indonesia yang Gagah Berani dan Hebat serta Unggul

Energi rakyat inilah salah satu urat saraf pembentukan kemajuan bangsa dan negara.

Salah satu urat saraf penolak daya imperialisme, tetapi terutama sekali ialah urat saraf pendorong rakyat ke depan.

Akan Kehidupannya yang lebih baik.

Semangat Indonesia!


Salam Pendidikan Untuk Peradaban!